Teknik Validasi Perasaan Saat Anak Tantrum (Part II)


Karena buibukbapak udah ga sabar untuk teknik selanjutnya,ini dia special pake teloor ❤

Kisah nyata ibu yg sebelumnya tinggal di apartemen dan memutuskan pindah ke rumah krn sdh punya 2 anak balita. Si kakak ( 4 tahun) makin cranky,tiap pagi pasti ngomel "aku gak suka di rumah baruu!!". Si ibu tahu bawa anak anak memang butuh waktu untuk adaptasi bahkan dengan perubahan sekecil apapun, termasuk pindah rumah ini. Dan wajar kok anak jd sebel dan marah, tapi ibu tetap manusyah biyasah yg stock sabarnya makin hari makin tipiss. Setelah metode ceramah, kasitau kalau disini lebih enak nyaman dsb ga mempan ibupun mencoba teknik ini, namanya tekniknya GIVE IN FANTASY WHAT YOU CANNOT GIVE IN REALITY:

Ibu: kakak beneran ga suka sama rumah baru. Kamu mau banget pilih rumah yg lain (validasi perasaan anak, tentu dengan tone suara netral dan tetap tenang, duduk sejajar dgn anak kalau bisa agak di bawah tinggi anak, tatap mata anak)
Anak: IYA!!
Ibu: kalau kakak bisa pilih rumah, maunya rumah kayak gimana?
Anak: PINK!!
Ibu: Ooh rumah pink..
Anak: iya, dindingnya pink, atapnya pink, kasurnya juga pink!
Ibu: hmm gimana kalau rumput di halaman juga pink? (jangan lupa selipkan humor dalam percakapan dgn anak)
Anak: ihh mama mana ada rumput warna pink kalau bunga ada!

Seharian ibu dan anak ngomongin tentang semua benda di rumah yg bs diwarnain jadi pink. Mood anak jd lebih baik. Beberapa hari kemudian ibu belikan bed cover warna pink untuk anak, anakpun perlahan mulai move on dan happy

Teknik ini bukan pengalihan ya, krn tetap ada validasi perasaan di dalam percakapan dan isi pembahasannya jg tidak mengalihkan anak pada hal lain,tetap fokus pada masalah anak yaitu rumah baru 😊

Mungkin berhasil,mungkin tidak karena setiap anak berbeda, jadi memang butuh banyak amunisi untuk membuat si kecil merasa diterima perasaannya dan akhirnya lebih kooperatif

Mau coba weekend ini siapa tau kalau tetiba ada drama anak ga mau kluar dr toko mainan krn ngotot beli boneka kesukaannya 😁😁

Sumber: buku "How To Talk So Little Kids Will Listen" karya Joanna Faber dan Julie King

Posted By

0 comments