Teknik Validasi Perasaan Saat Anak Tantrum (Part 1)


Mungkin ayah bunda sudah sering sekali dengar pembahasan kami tentang acknowledge feeling atau validasi perasaan saat anak tantrum di post kami sebelum sebelum ini.. Yang paling sering kami share adalah validasi perasaan dengan kata kata (contoh: "iya adek sedih pdhl masih mau main tp harus udahan) Nah ternyata teknik validasi perasaan ada berbagai cara, salah satunya validasi perasaan melalui art activity. Kami share 1 teknik dulu ya!

Ibu yg janji akan mampir ke playground dekat rumah saat jalan pulang tapi ternyata anak tertidur di jalan. Bangun bangun sudah di rumah, dan mulai tantrum

Anak: ibu boong! Boong! (mulai teriak dan mau nangis)
Ibu: (ibu tarik napas 10x, sebut mantra"ok aku tenang, aku bs kuasai diri, aku yg dewasa") iya adek pengenbgt ya main di taman. Tadikan adek tidur di mobil, tetap rasanya pengen main. Adek maunya dibangunin sm ibu"
Anak: iya!
(lalu ibu ambil kertas dan pensil lalu mulai gambar)
Ibu: mainan apa yg paling adek suka?
Anak: perosotan!
(lalu ibu mulai gambar perosotan)
Anak: ada ayunan juga! (lalu ibu gbr ayunan. Lalu anak ikutan gambar jungkat jungkit disamping ayunan)
Ibu:kalauuu bak pasir?
Anak: mauuu
Lalu anak dan ibu asik menggambar. Anak minta gambarnya ditempel di dinding kamar dan akhirnya anak bisa move on..

Masih ada teknik validasi perasaan lainnya, tunggu post kami selanjutnya yaa ❤❤

Sumber: buku "How to Talk So Little Kids Will Listen" karya Joanna Faber dan Julie King

Posted By

0 comments