Tabungan "Relationship" Anak


Setiap anak punya tabungan relationship. Tabungan ini isinya cinta, kasih sayang, kepercayaan dirinya, keberhargaan dirinya, rasa percayanya terhadap anda, keyakinannya bahwa andalah safe place baginya di dunia yang keras ini. .

Tabungan ini ia bawa terus hingga ia besar nanti, yang membuatnya selalu menuruti perintah anda meskipun anda tidak berada disisinya, yang membuatnya bisa menghindari hal-hal negatif dilingkungannya bukan karena anda suruh tapi karena ia tidak mau mengecewakan anda, figur yang dicintainya. Tabungan relationship ini indah sekali dan penting. .

Bagaimana cara menambah saldo tabungan ini? Dengan menghadirkan suasana interaksi yang mengatas namakan cinta dan kasih sayang disetiap saat interaksi dengan anak, tentu perlu juga firm limit tapi bukan berarti mean. Dengan cara ini, perlahan tabungan anak menjadi banyak dan ia semakin siap utk menghadapi dunia kedewasaan dengan penuh moral.

Adakah yang dapat menyebabkan saldo tabungan ini berkurang? Ada. Tak lain dan tak bukan adalah setiap momen interaksi yang negatif dengan anak kita. Teriakan, ancaman, pukulan, jeweran, setiap kali kita lebih memilih "mean way over loving way" sebagai cara utk "teach him some lessons". Sikap kita itu akan mengurangi saldo tabungan anak kita. .

Oleh karena itu, choose your battle carefully. Perlukah semua hal kita "ributkan" dengan anak kita? (mainan belum dibereskan, baju seragam masih tergeletak, makan tidak habis). Karena setiap momen yg dipilih utk "diributkan" dengan anak kita, akan mengurangi saldo tabungan relationshipnya dengan anda dalam jangka panjang. Pilihlah moment yang benar-benar penting untuk anda "ributkan" karena harga yang harus anda bayar cukup besar mengurangi saldo tabungan relationship anda.

Jika merasa butuh tahu tips praktis tentang hal ini bisa melakukan konsultasi online via WACall dgn psikolog anak kami, namun tidak ditujukan untuk masalah berat seperti anak mudah tantrum, perkembangan dicurigai terlambat, dll. Jika itu yang terjadi, jauh lebih jika pemeriksaan dengan bertemu langsung 😊

Salam hangat,
Psikolog Anak Devi Sani,M.Psi, Psikolog
Sumber:Dr.Laura Markham, Peaceful Parent Happy Kids.


Posted By

0 comments