Pergi Kerja Dengan Damai


Ibu yang harus pergi bekerja setengah hari dan harus menitipkan anak di mbak.

Kasus pertama karena sudah buruburu, tidak ada briefing ke anak jauh jauh hari, tiba tiba di hari H langsung ajak ngomong anak (3 tahun) kalau ibu harus pergi. .

Ibu​: “Billa, mama harus kerja mama pergi dulu ya, nanti sama bibi ya. “
Billa​: (air mata mulai menggenang) “nggak mauuuu, sama mama aja, HUAAA NGGAK!!”
Ibu​: nanti mama pulang kok ya, nanti malam. (lalu segera panggil bibi) BIIII… INI BILLA DIGENDONG BIIK!” Bibi datang dan langsung gendong Billa, Billa meronta dari gendongan, lalu ibu yang sudah jalan ke mobil, kembali lagi sambil pasang muka cemas dan bingung, Billa semakin meronta nggak mau pisah dari ibu. .

Ibu yang sudah kasih briefing/sounding jauh jauh hari ke anak, beberapa kali ajak Bella main bareng ada ibu dan bibi , ibu yang berulang kali nunjuk ke foto bibi yang ditempel ke kulkas dan bilang hal-hal baik tentang bibi “Asik ya dek main sama bibi, nanti ade bisa minta tiupin balon lagi sama bibi ya kalau main lagi”. Ibu juga sudah “latihan” meninggalkan Bella main berdua sama bibi sedangkan ibu belanja sebentar ke pasar dekat rumah.

Setelah bermain sama anak dan ada bibi juga, kurang lebih 15 menit sebelum pergi…


Ibu​: “Adek, sekarang mama harus pergi ke kantor ya..adek main sama bibi dulu ya”
Billa​: (muka mulai memerah, air mata keluar) “adek ikut ajaaa, ikut mamaaa”
Ibu​: (raut wajah tetap tenang, intonasi suara datar) “Adek, nanti mama pulang setelah adek selesai mandi sore dan makan sama bibi, Taraa mama uda sampai deh!” (ibu tetap jujur, tidak bohong atau pergi diam-diam)
Billa​: “HUAAA HUAAA HUAAA” (menangis kencang)
Ibu​: (stay calm, refleksi perasaan anak) “iya, adek sedih mama tinggal..mama tahu (sambil usap usap punggung Bella) tapi nanti sore mama pulang ya sayang… sekarang main sm bibi, ayo bii siapin mainan pasir kesukaan adekkk” (ibu sudah kasih “amunisi” mainan kesukaan Bella ke Bibi, Bibi sudah paham cara main yang menyenangkan) .

Ketika sudah ada rencana harus meninggalkan anak dengan caregiver lain, pastikan 
caregiver sudah dibekali trik trik untuk membuat anak merasa nyaman dan teralihkan untuk mau bermain dengan caregiver pengganti sementara. Sounding kepergian tsb ke anak jauh jauh hari kepada anak, kenalkan betapa menyenangkannya si caregiver pengganti. Saat ingin meninggalkan anak, tetap tenang dan jangan bohongi anak. Ketika orangtua tenang maka anakpun juga akan merasa tenang.


Jika butuh bertanya dengan psikolog anak kami tentang hal ini, bisa melakukan #konsultasionlineRC via WA Call/WA Chat. Silahkan hubungi nomer di bio ya 😊
.
Salam hangat,
Psikolog Anak @belindagustya

Posted By

0 comments