Bukan Sembarang Memuji


“Pinter”
“Good Job”
“Makasih nak!”
“Baik banget”

Pujian-pujian di atas membuat hati anak terasa nyess ketika keluar dari mulut orangtuanya. Anak kecil akan “bekerja keras” untuk mendapatkan pujian orangtuanya.

Namun, ada cara memuji lain yang bisa kita gunakan sebagai strategi untuk mendidik sikap anak.

Contohnya:
Jika kita bilang, “Binar, tadi kamu pinter deh di McD”. Pujian ini membuat anak merasa positif, tapi tidak ada sikap yang berubah.

Namun, jika kita memuji dengan mengatakan ini,”Binar, tadi kamu pinter banget di McD soalnya kamu tetap di samping mama pas kita lagi antri panjang”, pujian seperti ini membuat Binar semakin mungkin untuk tidak lari-lari atau tetap berada di samping kita saat di tempat ramai.

Atau

Jika kita memuji Binar, “ Kamu pinter banget tadi di McD, makan burgernya sampai habis”, kita akan bisa meningkatkan perilaku memakan sampai habis.

Nah, memuji seperti ini disebut Teknik Pujian Berlabel. Dengan memuji menggunakan teknik ini, kita bisa menggunakan pujian untuk meningkatkan perilaku yang kita inginkan pada anak. Teknik ini bekerja baik jika diterapkan untuk anak usia 2-7 tahun. Usia di atas itu baik juga, tapi tidak sebaik jika diterapkan sejak anak usia 2tahun.

Sharing di comment yuk pujian berlabel apa yang biasa diberikan ke anak-anak 😊. .

Masih ada teknik-teknik komunikasi lain dengan anak. Namun jangan gagal fokus hanya tertuju pada teknik membuat anak nurut. Fondasi utama tetap membuat anak merasa disayang, didengarkan dan dihargai dulu, baru masuk ke teknik-teknik detail ya 😊 . Keep growing parents.

Salam hangat,
Psikolog Anak Devi Sani 

Posted By

0 comments