Adik Lebih Dominan?


Tidak jarang ada orangtua yang curhat sebaliknya “Kalau suka dengar kakak yang suka kasar ke adik karena cemburu, kalau anakku, kebalikannya, mbak, malah kakakknya yang baik banget, dipukul digigit diapain aja sama adiknya malah diem aja”Lalu bagaimana tips agar kakak bisa “survive” menghadapi adik, tanpa jadi ikutan kasar?

. - Berikan contoh di hadapan kakak. Saat bersama adik yang sedang memukul, ibu bisa contohkan ini di hadapan kakak “Duh sakit nak dipukul, mama munduuur menjauhh dari tangan adik… adik marah ya? Adik coba bilang mau apa dik? Ooh adik mau mobil merah nya? Ini ya dek… nah mama main mobil biru aja deh… adik ga usah pukul, bilang aja mau apa”. ketika kakak melihat ini, berulang kali, maka kakak akan punya strategi ketika adiknya mulai kasar kepadanya.

. - Beri penjelasan kepada kakak. “Kak, adik mukul karena dia mau sesuatu tapi nggak bisa ngomongnya. Karena adik masih kecil jadi belum lancar ngomongnya kayak kakak. Kalau kakak bisa bantuin adek, cari tau maunya adek, adek ga akan sering-sering pukul kakak.”

. - Berempati, acknowledge feeling, Cari solusi. “Iya pasti sebel ya kak kalau dipukul adik, mama senengbanget ngeliat kakak usaha buat sabar. Dan mama lihat adek emang suka banget sama mobil merah punya kakak, kakak udah bosen ya pake mobil yang biru ya?mau ganti sama yangmerah ya? Makasi ya kak udah mau tukeran mainan mobilnya sama adek. Kalau kakak merasa benar benar nggak nyaman, bilang mama ya kak.. mungkin kita harus beli mobil merah satu lagi, nggak papa.

. - Latihan. Ajak kakak untuk menghindari adik yang mulai agresif, dengan mengatakan “adek gak boleh pukul” sambil lari menghindar. Tekankan bahwa orangtua tetap tidak bertoleransi jika kakak memukul balik ke adik. Lebih baik kakak menghindar dan cari bantuan orangtua. Jangan lupa sediakan tempat privasi untuk kakak dimana si adik tidak bisa masuk dan datang kesana. Karena sesekali kakak tetap butuh waktu sendiri untuk tumbuh dan berkembang, tidak selalu harus jadi “penjaga” adik.

Psikolog Anak @belindagustya
Jika merasa butuh bertanya langsung dgn psikolog anak kami, bisa memanfaatkan kayanan konsultasi online via WA call (hanya untuk masalah ringan). 😊😊

Posted By

0 comments