Dialog Saat Kakak Menolak Kehadiran Adik Baru


Berikut contoh dialog konkrit menenangkan kakak Arka (5 tahun) di hari bunda-ayah akan memberi tahu (Awali seminggu sebelumnya dengan membacakan buku-buku tentang punya adik baru):
.
🧔🏻: “Arka mau jadi kakak nih. Bayinya tumbuh di dalam perut mama sekarang. Nanti kita akan tunggu lamaaaaa sekali, baru deh bayinya siap keluar”
👦🏻:”Mana bayinya?”
🧔🏻:” Nanti masih lama. Nanti perut mama besarrrr terus besar lagi. Arka liat kan perut mama jadi besar? Kaya di buku ini loh. Tuh liat di buku ini bayinya tambah besar...besar” (pada usia ini anak sangatlah konkrti berpikirnya jadi perlu diperlihatkan gambar sehingga dia jadi paham. Jika hanya omongan saja, anak akan sulit membayangkannya. Ingat teori perkembangan kognitif Piaget, silahkan google). Jawab yang anak tanyakan saja. Ingat, ia masih <5 tahun.
👦🏻: (diam saja lalu bilang) “Gak mau...gak mau punya ade”
🧔🏻:”Mmm Arka kayanya gak suka ya mau punya adik bayi. Arka dengerin papa, papa akan tetep sayang sama Arka, mau ada bayi, atau gak ada bayi. Walopun bayinya perlu diperhatiin terus. Tapi perhatian papa juga untuk Arka. Sekarang kalau Arka rasanya gak enak lagi di sini (tunjuk hatinya), ngerasa papa gak perhatiin, Arka langsung bilang sama papa ya”. (Apakah anak 5 tahun ngerti kalimat inu? Ngerti apalagi jika kita ucapkan berulang-ulang).
👦🏻: (diam saja)...

Jika masih punya anak dibawah 5 tahun penting untuk punya dialog seperti ini saat mau bilang bahwa ia akan punya adik. Mengapa? .

Karena anak 5 tahun biasanya merasa kehadiran bayi akan menggantikan dia dan orangtuanya tidak akan sayang lagi. Karena kemampuan berpikir kritisnya masih belum berkembang secanggih kita maka ia bisa berpikiran “ekstrim” seperti ini. Ibarat istri berpikir bahwa suaminya akan punya istri kedua. .

Yap betul sekhawatir itu. Khawatir ia akan tergantikan, mainannya akan diberikan, dan orangtuanya tidak akan menggendong dia lagi. Oleh karenanya penting untuk kita selalu meyakinkan calon kakak yang masih balita ini bahwa ia tidak tergantikan meskipun nanti sang bayi akan butuh banyak dirawat SEBELUM bayinya datang. 

Psikolog Anak Devi Sani 😊

Posted By

0 comments