Ciri Khas Perkembangan Anak Usia 2-3 Tahun




Saya seringkali bertemu para orangtua yg datang dan mengeluh "kenapa ya anak saya jd sulit diatur?" " Ya ampun mbak,beda bgt loh sama karakternya skrg.. Bener bener susah bgt dibilangin". 

Jawabannya adalah: Tugas perkembangan anak di usia ini adalah mengembangkan sense of autonomy, yaitu rasa bahwa ia mampu melakukan suatu hal dengan keinginan dan upayanya sendiri. Tanda anak yang sehat. Namun jika dipertemukan dengan orangtua yang terlalu ketat aturan dan terlalu perfeksionis, atau tidak sabaran, anak di usia ini akan terkesan “sulit diarahkan”. 

Anak di usia ini memiliki ciri yg khas sekali: ingin menunjukkan ke AKU an mereka.. Mereka sudah mulai menyadari bahwa mereka adalah individu yg berbeda dr orangtuanya, mereka adalah individu yg independen.. Apa yang mereka lakukan bisa berdampak sesuatu.

Orangtua perlu bersyukur jika si kecil menunjukkan keinginan mereka untuk mandiri,untuk melakukan seperti apa yg ia mau.. Tandanya, self awareness (atau pemahaman bahwa diri ini siapa, keinginan diri ini apa, perasaan diri apa yang sedang dirasakan) sudah mulai berkembang.. Naah sekarang tinggal bagaimana orangtua memiliki taktik yg pas untuk menghadapi si kecil. Ingat prinsipnya, beda usia, beda juga cara interaksinya.

Namun mau apa pun taktiknya, satu kunci utamanya adalah UNCONDITIONAL LOVE.. Tunjukkan bahwa apapun yg anak lakukan,orangtua tetap mencintai anak apa adanya.. Ketika ada perilaku yg tidak baik, tekankan bahwa perilakunya yg orangtua tidak suka,bukan si kecil secara keseluruhan.. Jadi berikan contoh perilaku apa yg sebenarnya diharapkan orangtua 😊

Namun, jika anak sulit diatur pada usia ini sampai-sampai membuat orangtua sangat hopeless dan anak terlihat sama sekali tidak peduli pada keselamatan dirinya, maka pemeriksaan kepada profesional seperti psikolog perlu dilakukan 😉

Salam, 
Belinda Agustya,M.Psi., Psikolog

Posted By

0 comments