Bayi Jadi Lebih Rewel Saat Orangtua Pulang Kerja?


Saya akan jelaskan melalui contoh. Anak anda sudah amat anteng dan nurut di daycarenya. Tapi begitu mamanya jemput, langsung deh nangis atau rewel lihat mamanya. Hal itu karena anak telah merepress (menekan) kebutuhannya akan dependency (kebutuhan akan kehadiran/bergantung pada ibunya) agar ia kemudian bisa berfungsi dengan mandiri di lingkungan yang “demanding”. .

Kehadiran mamanya memberikan pertanda bagi anak bahwa anak sekarang bisa rileks dan tidak perlu lagi merepress kebutuhannya akan dependency. Jadi sisi dirinya yg dewasa “istirahat“, dan muncullah sisi dirinya yang bayi, (merengek, acting out,dll). .
.
Saat ini terjadi, bukan waktunya untuk mengajari anak ttg pentingnya menjadi mandiri. Tapi saatnya untuk memeluknya.

Apakah kemudian perilaku ini membuat anak semakin manja? Tidak, karena sebenarnya dalam diri kita semua punya kebutuhan dependency dan tidak bisa hilang karena kita adalah makhluk sosial. Tidak perlu khawatir karena semakin besar kebutuhan ini akan semakin kecil jika kita memberinya kasih sayang cukup dan mendisiplinkan juga dengan kasih sayang.

Mem-baby anak kita sebentar tidak akan membuatnya manja. Malah akan membuatnya lebih siap menghadapi tantangan dunia. Biarlah di luar dunia ia banyak dituntut ini itu. Tapi begitu pulang ke pelukan kita, ibunya, he/she can be herself and we accept it with our big hug. Pastikan ketika anak2 butuh comfort place yang menerima ia apa adanya, kitalah yg pertama kali ia datangi. Bukan temannya yg belum tentu baik-buruknya.

Coba di sini. Ibu-ibu yang mengalami hal di atas mana suaranya?

Sumber: Laura Markham,Ph.D
_______
Merasa butuh untuk tahu lebih dalam bagaimana skill-skill spesifik interaksi positif dengan anak? Bisa mengikuti #ProgramInteraksiPositif bersama Psikolog Anak kami. Bisa private, semi private maupun group of 4.

Posted By

0 comments