Apa itu Attachment Dengan Bayi?


Ketika kita baru kenal dengan seseorang tentu kita belum bisa percaya langsung dengan orang tersebut. Suatu hari, kita sedang kesulitan kemudian orang tersebut datang menolong kita. Hingga beberapa kali terus melakukan hal tersebut, menolong kita melalui masalah yang ada. Akhirnya muncullah TRUST pada orang tersebut. Kita percaya bahwa ia bisa “hadir” saat kita membutuhkan. Kita jadi percaya bahwa di dunia ini masih ada orang yang baik dengan kita. Hal ini membuat kita tahu “oh begini to caranya berelasi dengan baik dengan orang lain”. .

Sama dengan bayi, jika pada masa awal-awal kehadirannya di dunia dia direspon dengan responsif oleh caregivernya, kemudian caregiver bisa sensitif dalam “menolong” bayi memenuhi kebutuhannya (termasuk kebutuhan dipeluk), pengalaman berharga ini akan membentuk suatu kepercayaan berharga yang tertanam dibenak bayi yaitu:TRUST atau “aku percaya bahwa ada orang yg bisa menolongku, sehingga aku aman”. Jika bayi tidak punya ini, ia bisa tumbuh menjadi seseorang yg kurang baik dalam menjalin berelasi, seperti mudah curiga pada orang, sulit percaya pada orang yg benar baik pdnya, sulit bekomitmen,terlalu merasa tidak butuh org lain, dsb.

Pembentukan TRUST di masa bayi ini sering bermasalah salah satu penyebabnya adalah sering ganti-ganti pengasuh yang kurang responsif pada kebutuhan bayi. Orangtua yang belum paham merasa bayinya belum mengerti jika pengasuh ganti-ganti dan merasa tidak apa-apa. Jika hal ini terjadi, masalah emosi yang dimiliki anak kita sekarang, mungkin disebabkan saat bayi, trust-nya belum terbentuk dgn baik. Terdapat kegiatan-kegiatan yang bisa membangun kembali Trust dengan anak jika semasa ia bayi belum mendapatkannya dengan utuh.

Merasa butuh untuk tahu apa saja kegiatan-kegiatan untuk membooster trust, kedekatan emosional dan komunikasi positif dengan anak? Silahkan hubungi nomer di bio untuk dijadwalkan dgn Psikolog Anak kami.

Posted By

0 comments