Tanggung Jawab Orangtua Nomor Satu


Terdapat kutipan yang cukup membuat saya berpikir sebagai orangtua sekaligus psikolog anak:

"Your number one responsibility as a parent is actually to manage your own sense of well- being, and that means you start with loving yourself, giving yourself support. It means self- acceptance, appreciation, and giving ourselves a break. We don’t have to be perfect." -Dr.Laura Markham

We don’t have to be perfect. Kalimat cukup tepat jika diterapkan ketika kita sedang galau dalam momen ber-parenting.

Yang perlu dipahami adalah bukan berarti asal-asalan atau menjadi orangtua seadanya tanpa mau belajar. Tetapi lebih kepada memahami diri, memberi penghargaan pada diri ini, menyadari bahwa terkadang penting untuk mendelegasikan tugas saat sudah burn-out.

Saat menjadi orangtua terkadang kita menjadi terlalu tenggelam dalam memenuhi kebutuhan anak-anak kita hingga lupa bahwa kita juga sebenarnya punya kebutuhan. Kebutuhan disini maksudnya bukan sekedar kebutuhan materi,liburan, tas mahal, pengakuan, atau hal duniawi lain, tapi lebih dari itu. Yaitu kebutuhan psikologis, seperti kedekatan emosional dengan pasangan atau genk ibu2 sepermainan, kebutuhan dekat dengan Tuhan kita, dan kebutuhan emosional lainnya. Kebutuhan yang sebenarnya jika dipenuhi bisa membuat kita lebih bahagia menjalani peran sebagai orangtua, lebih ajeg saat mengasuh anak-anak kita. .

Rasa bahagia inilah yg kemudian membuat kita lebih sabar dalam menghadapi semua perilaku negatif anak kita. Jika, kebutuhan kita pribadi terpenuhi dan tidak diabaikan.

Mencintai diri kita sendiri sebagai orangtua juga salah satu kunci kita bisa menjadi orangtua yang lebih sabar dalam menghadapi perilaku negatif anak kita. Terkadang kita menuntut diri ini untuk menjadi orangtua yang sempurna. Padahal jika kita tahu, anak kita tidak perlu orangtua yg sempurna. Mereka lebih butuh orangtua yg mau mendengarkan, menunjukkan unconditional love pda mereka dgn cara tidak menarik kasih sayang kita saat mereka berperilaku buruk namun memberikan mereka support dan bimbingan yang mereka butuhkan untuk tumbuh jadi lebih dewasa.

So, please love yourself, parents.
Psikolog Anak @devisani

Posted By

0 comments