Memilih Teknik Disiplin Yang Tepat


MEMILIH TEKNIK DISIPLIN YANG TEPAT untuk anak kita merupakan hal yang susah susah gampang. Knp saya mengatakan seperti itu? Karena tidak ada sistem seperti memilih baju, seperti size ini cocok untuk ukuran ini bahkan all size fit all. Ada banyak sekali teknik pendispilinan mulai dari time-out, ignoring, reflecting, reward and punishment, negative dan positive reinforcement, teknik reasoning yang mengandalkan bicara kemampuan anak belajar dari pengalamannya. .

Ada banyak sekali variasi bahkan tergantung pada usianya. Orangtua datang dan bertanya kepada saya, mana yang harus saya pakai? Mana yang lebih baik? Jawabannya adalah it depends on things. Beberapa hal yg bisa diperhatikan saat memilih teknik disiplin adalah:



• Never say never. Kita kadang suka berpikir "ah saya paling anti pakai teknik disiplin X, itu kan gak bagus krn...". Menurut saya, setiap teknik disiplin ada manfaat dan ada kekurangannya. Jadi cobalah jgn terlau anti dgn suatu teknik disiplin yg belum pernah mampap coba hanya karena mendengar sedikit bahwa hal itu kurang baik. Never say never. Ibaratnya, saat akan berperang, semakin bervariatif plan A,B,C dalam strategi yang kita punya, semakin besar kemungkinan utk bisa mengalahkan musuh. So, never say never.

• Antilah pada teknik disiplin yang melibatkan pukulan, bentakan dan sarkasme terhadap anak. Sudah terlalu banyak penelitian yang mengatakan kekerasan pada anak nantinya hanya akan menelurkan orang dewasa yang juga melakukan kekerasan. Stop the cycle!

• Pilihlah beberapa teknik disiplin yang sesuai dengan value (filosofi atau prinsip hidup) ayahbunda. Dasarkanlah pilihan itu karena cinta dan ayahbunda ingin mendidik anak ttg makna hidup, bukan karena semata kita perlu untuk dipatuhi aturannya krn kita adalah "raja",my house, my rules

• Perhatikan usia anak
Disiplin apapun yang kita terapkan jangan pernah lupa untuk tetap mencintai anak apa adanya ya, ayahbunda 😊

Salam,
Devi Sani, M.Psi, Psikolog

Posted By

0 comments