Agar Tugas Parenting Terasa Ringan

Salah satu kunci agar tugas sebagai orangtua tidak dianggap sebagai beban berat adalah parenting with empathy.

Parenting with empathy secara sederhana adalah melakukan kebiasaan kecil secara rutin tiap hari yang bisa menambah rasa empati kita pada anak, yaitu:
- Mendengarkan dan menerima tanpa ingin buru-buru menyelesaikan masalah
- Mengakui perasaannya "kamu kayanya sebel ya gak dipilih masuk tim futsal"
- Orangtua tetap punya aturan yang sehat terhadap anak.

Parenting with empathy berarti orangtua menghindari kebiasaan berikut dalam interaksi sehari-hari dengan anak: 
- Memanjakan anak tanpa batasan
- Mencoba menyelesaikan masalah anak, jauh lebih bermanfaat mendengarkan dan tunggu ia           mendapat sendiri solusi, dibandingkan lngsung memberi nasihat
- Setuju dengan perilaku salahnya
- Terlalu menggali perasaannya, membuka paksa lukanya
- Menyamakan reaksi dengan moodnya
- Berusaha membuatnya tersenyum saat bukan itu sebenarnya yg ia butuhkan.

Mudah? Tentu perlu usaha yg tidak sedikit. Tapi jika kita selalu ingat akan hal ini saat berelasi dengan anak, akan membantu anak mampu memahami dan menerima sendiri emosi yg ia rasakan. Hal inilah yg membuat emosi-emosi besar tidak terkontrol menjadi terkontrol bahkan "terlegakan" dan terventilasi. Kita tidak perlu selau suka dengan perasaan yg anak tampakkan, tapi cukup mengakuinya saja didepan anak bahwa emosi itu ada. Itu sudah cukup untuknya.

Psikolog Anak @devisani ,M.Psi, Psikolog


Sumber: Dr.Laura Markham, peaceful parent happy kids

Posted By

0 comments