Seberapa Lama Anak Fokus&Memperhatikan Berhubungan Dengan Kesiapan Sekolah Anak


Dengan memperpanjang interaksi kita saat bermain bersama bayi hal tersebut dapat melatih kemampuan bayi untuk fokus. Namun demikian masih banyak orangtua yang bingung ketika bermain dengan bayi harus main apa. Padahal sesederhana bermain cilukba bisa menjadi kegiatan bermain yang menarik untuk bayi sehingga interaksinya pun menjadi lama.
.
.
Satu hal penting yang perlu kita tanyakan pada diri kita saat bermain bersama bayi adalah “apa yang bisa menarik perhatian bayi pada kita?”, sehingga muncullah interaksi dua arah yang menyenangkan. Artiny kita harus pahm apa yang bayi kita sukai, apa yang bayi kita tidak sukai.
.
.
Satu contoh kasus ada bayi yang tidak menyukai suara tinggi ayahnya. Sehingga ketika ia diajak bermain ayahnya, bayi hanya bertahan sebentar atau bahkan menangis saat bermain. Ayah pun merasa tertolak hatinya 😭. Kemudian mengembangkan false belief bahwa anak tidak suka dia. Padahal seandainya ayahnya belajar sensori, dan tahu bahwa ada jenis stimulus suara tertentu yg tidak disukai sang bayi, sang ayah pasti tidak akan merasa tertolak bahkan ia jadi belajar untuk mendayu-dayu kan suaranya saat bermain dgn bayi. Bayi pun jadi betah main berlama-lama dengan ayah.
.
.
Di atas adalah contoh kecil bagaimana ciri sensori seorang bayi berpengaruh pada perilaku bayi. Dengan paham bayi suka main seperti apa, kita bantu dia untuk memperpanjang atensi atau fokusnya. Jika atensinya baik, tentu belajar di sekolah pun menjadi lebih optimal. .
.
Memilih sekolah yang tepat pun perlu kita pahami karena jika kita bisa mendapatkan sekolah yang memahami bahwa anak adalah individu yang unik, ini adalah anugerah tersendiri..
.
Selamat bermain keluarga Indonesia,
Psikolog Anak @devisani

Posted By

0 comments