Melatih Kemandirian Anak

Bicara tentang kemandirian, saya jadi ingat pernah bertemu dengan satu klien. Usia anaknya sih sudah SD kelas 3, perempuan, orangtua nya mengeluh anaknya ini tidak percaya diri, enggan tampil di depan umum dan cenderung pendiam.. badannya juga cenderung besar sehingga makin membuat dia merasa berbeda dibandingkan teman perempuan yg lain.. 
.
.
Setelah wawancara dan menggali beberapa hal, didapatlah sebuah titik terang. Sampai usianya saat ini, dia masih cenderung dilayani oleh asisten rumah tangga, intinya belum mandiri bahkan untuk mengurus dirinya sendiri. Kalau kata mamanya "maklum mbak anak tunggal, susah lagi dapetinnya". Saat itu juga saya kasih PR untuk orangtuanya, minta agar anak ini mulai diajarkan untuk mandiri,minimal saat ini mengurus dirinya sendiri, sesederhana beresin kamar deh atau siapin baju dan alat sekolah untuk esok hari
.
.
Yg saya apresiasi, orangtua sangat kooperatif dan mau berubah. Langsung deh anaknya pelan pelan diminta untk mulai mandiri dan diberi tanggung jawab yang sederhana dulu. Seminggu kemudian di pertemuan kedua,orangtua nya takjub karena sudah banyak perubahan yang ditunjukkan oleh anaknya. Terakhir infonya, ia ikutan les vokal dan sudah berani tampil ketika pentas. 
.
.
Dari pengalaman itu kita bisa lihat yaa ayah bunda begitu besar pentingnya menanamkan kemandirian untuk anak sejak dini, karena kemandirian di usia dini adalah langkah pertama yang akan menjadi langkah awal terbentuknya rasa berharga seorang anak, yang kelak akan menumbuhkan kepercayaan diri anak 😊 Jadi mari kita latih sejak dini, bisa dimulai dari usia balita.. Ayah bunda bisa lihat di atas ☝️☝️hal apa saja sih yang sudah bisa dilatih untuk anak balita agar mandiri.
.
.
Selamat berakhir pekan dengan keluarga tercinta ❤
Belinda agustya,M.Psi.,Psikolog anak




Posted By

0 comments