MELATIH ANAK MENDENGARKAN INSTRUKSI

Sejauh pengamatan saya beberapa tahun terakhir, banyak sekolah dasar (bahkan ada beberapa TK dan playgroup! 😱) yang melakukan tes kesiapan atau kematangan sekolah untuk seleksi masuk siswanya. Nah secara umum, kami (para psikolog) terkait pengukuran kemampuan daya pikir / kognitif, tidak hanya menilai anak dari sisi daya tangkap, kemampuan potensi calistung atau kemampuan komunikasi saja. Ada satu hal kecil tapi sebenarnya penting yang juga kami observasi, yaitu kemampuan mendengarkan instruksi.

Kenapa penting? Bayangkan saja aktivitas di sekolah. Dari sebelum masuk kelas, anak sudah harus siap mendengarkan instruksi. Seperti saat saya observasi di sebuah playgroup, sesederhana instruksi dr guru (sambil bernyanyi) :"lingkaran besar lingkaram besar...lingkaran kecil" (sebagai persiapan circle time) lalu ketika di kelas,akan lebih banyak lagi instruksi. Duduk di kursi,buka buku halaman sekian, ayo catat dst. Jadi kemampuan mendengar instruksi menjadi tidak kalah penting dibanding kemampuan lainnya.

Melatih mendengarkan instruksi sudah dapat dilatih sejak anak usia 1 thn, karena di usia ini anak sudah paham 1 instruksi dalam 1 waktu. Bagaimana cara melatihnya? Yaap melalui BERMAIN!
Misalnya melalui permainan "Simon berkata.." lalu anak harus ikuti saat ada kata simon saja, ia harus pegang anggota tubuh yg disebutkan. Atau kaitkan dgn aktivitas sehari hari dgn melibatkan anak dalam aktivitas beres beres rumah,misalnya "kak,tolong ambil lap", " tolong tutup lemari mainan" dst

Namun untuk dapat mendengarkan instruksi, sbelumnya anak harus mampu memusatkan konsentrasinya terlebih dahulu.
.
Mari latih kesiapan sekolah anak melalui cara anak memahami informasi, yaitu dengan BERMAIN! 😄
.
Salam,
Psikolog anak @belindagustya


Posted By

0 comments