Kunci Kemandirian Anak

Kalau dipkir-pikir kok bisa ya kasih sayang malah membuat mandiri bukannya malah kasih sayang itu malah membuatnya anak makin manja!

Jawabannya adalah tidak sama sama sekali dan kasih sayang yang seperti apa dulu. Sejak Rainbow Castle didirikan kami selalu percaya bahwa kunci perubahan positif pada perilaku anak adalah perbaikan hubungan dan kasih sayang orangtua-anak yg positif juga. 
Logikanya begini, jika kita merasa disayangi, kita akan jadi tahu bahwa merasa disayangi adalah perasaan yang enak dan membawa kepuasaan di hati kita. Karena memberikan sensasi nikmat di tubuh, maka akan membuat kita “enak” dan tanpa beban dalam melakukan apa pun, termasuk belajar, belajar huruf, belajar angka, belajar pipis sendiri di toilet, belajar pakai baju, belajar pakai sepatu, intinya belajar mandiri. Inget kan waktu masih kuliah dlu rasanya kalau belajar tanpa beban, semua hapalan jadi masuk dan lebih nempel. .
.
Kedua, jika kita merasa disayangi oleh seseorang, maka kita aka lebih “ngikut” pada perkataan-perkataan orang itu. Kita akan lebih terbuka pada pengaruh yang ia berikan pada kita, termasuk arahan untuk lebih mandiri dan bisa melakukan tugas-tugas yg sebenarnya kita sudah bisa sendiri.
.
.
Jadi perilaku anak ditentukan kembali pada bagaimana kita menjalin hubungan emosional dengan anak (juga keadaan sensori anak ya, penting ini). Termasuk keinginan kuatnya untuk menjadi mandiri. Pastikan kita adalah sosok yang dianggap menyayangi dia sehingga ia pun lebih terbuka menerima pengaruh dari kita.
.


Salam,
Psikolog Anak dan Remaja,
Devi Sani Rezki M.Psi,Psikolog.

Posted By

0 comments