Kemampuan Mengingat Anak 1-3thn Masih Terbatas Jadi Perlu Diingatkan Terus

“Duh udah dikasih tau naaak. Mama kan udh ajarin kalau pipis di kamar mandi”
Tidak asing dengan komentar di atas. Nah, pada kenyataannya, kemampuan anak untuk mengingat itu ada tahapannya sebelum akhirnya ia bisa berkembang mengingat setiap aturan/ value yang kita tanamkan dalam dirinya.
.
Sebenarnya kemampuan anak untuk mengingat di 5 tahun pertama sedang berkembang-berkembangnya. Berkembang, tetapi belum tentu berkembang hingga sempurna. Nah di usia 1-3tahun ini, anak belum dapat secara utuh mengingat aturan-aturan, kebiasaan, maupun nilai-nilai penting yang kita ajarkan kepasa mereka dengan harapan mereka bisa dengan mandiri melakukannya.
.
Kuncinya, adalah pengulangan dengan anak merasakan langsung. Dengan berkali-kali diulang kebiasaannya dengan bimbingan kita dan kita memegang tangan anak langsung dalam mengajarkannya suatu kebiasaan, otaknya akan lebih cepat ingat dibandingkan hanya kita ceramahi saja anak tersebut. Misalnya, mengajarkan ia membersikan bagian intim setelah buang air kecil. Caranya kita pegangi dulu tangannya dan arahkan. Setelah beberapa kali begitu, baru kemudian lepaskan dan kita beri arahan dengan omongan saja. Jadi tidak langsung memberi arahan dengan omongan. Cara seperti ini sering diistilahkan physical prompt.
.
.
Sehingga wajar ya buibu-bapak kalau anak kadang suka lupa dengan aturan. Bukan karena mereka sengaja, tapi memang untuk anak 1-3thn kemampuan mengingatnya masih belum berkembang sempurna.
.
.
Psikolog Anak @devisani ,M.Psi,Psi


Posted By

0 comments