Dampak Kesiapan Sekolah Yang Tidak Adekuat

Berdasarkan definisi mengenai kesiapan sekolah dari lembaga UNICEF, selain terkait kesiapan anak itu sendiri untuk sekolah ( dari sisi kognitif,bahasa, sosial emosional) ternyata ada dua faktor penting lainnya yang mendukung kesiapan sekolah yaitu dari sekolah itu sendiri dan dari orangtua.
.
Jika dilihat dari sisi sekolah, sekolah yg dianggap "siap" untk menyiapkan anak masuk sekolah adalah skolah yg mampu membantu anak menghadapi masa transisi dr TK menuju SD misalnya dgn adanya pembekalan untuk guru dalam menghadapi anak (memahami karakter anak, mengetahui tahapan perkembangan anak dsb), kurikulum belajar yang disesuaikan dgn tahapan usia anak dan pendekatan individual yg dilakukan ketika anak mengalami masalah belajar di kelas.
.
Begitu juga dgn orangtua yang juga harus siap, yaitu dgn membangun interaksi yg hangat dan menyenangkan dgn anak (penuh cinta kasih, memberi rasa nyaman kepada anak) sehingga anak tumbuh mjd anak yg percaya diri sehingga berani eksplorasi dan eager to learn serta menyediakan sarana "belajar" melalui aktivitas bernyanyi,membaca buku dan bermain dengan anak.. .
.
Ketika salah satu dr 3 faktor tsb ada yg tidak menjalankan fungsinya dengan tepat,maka kesiapan sekolah menjadi tidak adekuat. Konsekuensinya seperti yang kami jabarkan pada gambar di atas ☝️
.
Termasuk ketika orangtua terlalu dini menyekolahkan anak,padahal orangtua juga tidak siap dalam membentuk kesiapan sekolah dan anak, dilihat dr tahapan perkembangannya pun, sebenanrnya masih belum siap sekolah
.
.
Salam, 
Psikolog anak @belindagustya dan @sishisemet


Posted By

0 comments