Bonding Bayi-Orangtua Erat Maka Beranjak Besar Ia Akan Punya Kemandirian Yang Mantap

Ada yang beranggapan bahwa jika bayi selalu diladeni tangisannya maka ia akan menjadi cengeng nantinya atau manja, tidak mau mandiri. Tapi pada kenyataannya selama kuliah psikologi, saya diajarkan hal yang berbeda sekali. Pada penelitian-penelitian dari setiap keluarga hampir di seluruh budaya menyimpulkan bahwa orangtua yang berespon dengan sigap pada tangisan bayi kemudian mencari tahu kebutuhan bayi itu apa justru akan membuat bayi-bayi tersebut lebih cepat bisa mandiri saat beranjak besar nanti.
.
Mengapa bisa seperti itu? Disebutkan bahwa bayi-bayi yang direspon tangisannya dengan sigap dan baik oleh orangtuanya akan membuat bayi merasa aman. Ketika bayi sudah merasa aman, ia jadi lebih berani mengekplorasi lingkungan di sekitar dia. Bayi yang lebih banyak mengekplorasi tentu lebih banyak juga informasi yang bayi itu dapatkan, artinya lebih banyak belajar bayi tersebut.
.
Sebaliknya, bayi yang jika menangis tidak direspon. Diabaikan oleh orangtuanya. Bahkan dia menangis teriak pun diabaikan. Hal ini membuat bayi merasa hidup di dunia yang tidak peduli akan kebutuhannya. Bayi jadi merasa tidak aman. Kalau bayi merasa tidak aman, bayi akan lebih sibuk untuk merasa ketakutan dan mencari-cari rasa aman. Dalam keadaan tidak pasti seperti ini, sulit bagi bayi untuk bisa fokus mengekplorasi mainan di sekitarnya dengan optimal, semahal apa pun mainan yang disediakan orangtua.
.
Salah satu hal yang bisa mengembalikan rasa aman pada bayi adalah dengan bermain. Bermain dengan bayi terutama dengan melakukan banyak sentuhan pada bayi akan membuat bayi merasa aman karena terpenuhi kebutuhannya akan nurturance atau kebutuhan untuk dirawat dan dikasihi.
.
Selamat bermain Keluarga Indonesia!
Psikolog Anak dan Remaja Devi Sani M.Psi,Psikolog.

Posted By

0 comments