Anak Sudah Bisa Mandiri Lalu Menjadi Tidak Bisa Karena Ada Perubahan Signifikan Dalam Hidup Anak

Seorang anak yg sudah bisa pipis sendiri tiba-tiba ngompol, atau anak yg sudah tidak emut jempol tiba-tiba suka hisap jempol. Inilah yang disebut regresi dalam psikologi. Regresi adalah ketika seseorang mundur beberapa aspek perkembangannya, padahala tadinya ia sudah “lulus” tahap perkembangan tersebut. Hal ini bisa terjadi karena ada kejadian-kejadian yang “luar biasa” menurut anak, seperti kehadiran adik baru, pindah kota, sekolah baru, ibu mulai masuk kerja, dan kejadian-kejadian besar lain menurut anak (meskipun menurut kita kejadian biasa).
.
.
Kita juga sebagai orang dewasa seringkali mengalami hal ini, tapi amat samar. Misalnya keinginan untuk seharian meringkuk berselimut di kamar dan tidak ingin melakukan apa pun setelah tertimpa kejadian buruk di kantor atau pun dalam hubungan asmara. Kita menjadi terlalu stress dengan suatu kejadian kemudian perilaku kita menjadi “mundur” untuk SEMENTARA saja sampai kita sudah merasa lebih KUAT melanjutkan hidup.
.
.
Begitu juga dengana anak. Saat anak merasa sudah menghadapi suatu hal yang menurutnya berat (bukan menurut kita ya), ia akan regresi sementara. Jadi ketika anak beregresi pada suatu masa dalam hidupnya, tidak perlu panik. Justru saatnya menyambut dengan penuh cinta kasih. Kemudian kita bisa mengingat-ingat kira-kira ada perubahan apa dalam hidup anak kita. Saat seperi ini, tidak ada cara lain selain menerima dulu bahwa dalam fase ini anak sedang melalui suatu fase yang membuat dia stress, kemudian kita kembalikan kemandirian dengan pelan-pelan dan dukungan terus menerus. Hindari menimpali dengan kalimat membandingkan atau negatif lain.
.
.
Psikolog Anak @devisani ,M.Psi, Psikolog

Posted By

0 comments