KENALI CIRI BAHASA ANAK 1-3 TAHUN

KENALI CIRI BAHASA ANAK 1-3 TAHUN



Pernah tidak merasa khawatir karena melihat anak orang lain lebih “cerewet” dibandingkan anak kita?. Saya pernah mengalami masa itu. Namun salahnya saya adalah saya tidak memperdulikan dan beranggapan begini “Ah nanti anak saya juga bisa sendiri”. Hingga akhirnya dia menginjak 2 tahun barulah saya menyadari bahwa ada yang berbeda dengan perkembangannya, terutama bahasa dan motorik. Di awal usia 2 tahun tersebut langsunglah saya mengambil langkah-langkah intensif untuk memahami masalah perkembangan yang dialami anak saya.

—-

Di sinilah saya merasa penting sekali bagi orangtua untuk tahu di usia sekian harusnya anak sudah bisa apa dalam aspek bahasa dan aspek lain. Mengapa penting untuk tahu ini? Agar kita sebagai orangtua bisa sigap jika melihat ada keterlambatan sedini mungkin yang diperlihatkan anak kita. Pada prinsionya, keterlambatan perkembangan makin cepat diketahui, maka akan cepat pula diberikan penanganannya. Makin dini anak diberikan penanganan, maka makin besar peluang anak tersebut untuk lebih optimal perkembangannya. Ingat di usia 0-5 tahun dikatakan periode emas, mengapa? Karena pada usia ini otak sedang berkembang-berkembangnya. Pada usia lain juga berkembang, namun tidak sehebat di usia emas ini.

—-

Telah banyak buku (bahkan feed ig) yang mengulas tentang ciri perkembangan bahasa anak 1-3 tahun. Pastikan dari sumber yang terpercaya yang memang ahli mempelajari tentang tumbuh kembang anak agar ciri perkembangan yang diperlihatkan memang sesuai dengan kebenarannya, bukan sekedar pengalaman pribadi yag subjektif. Ingat setiap anak itu unik dan berbeda, tetapi dalam hal tahapan perkembangan, ada benang merah yang bisa diambil sebagai “patokan” melihat tepat waktu atau tidaknya tumbuh kembang anak kita.

—-

Di klinik kami, ada yang disebit screening tumbuh kembang. Dengan melakukan #screeningbayiRC , kita bisa melihat tumbuh kembang anak kita on time atau tidak termasuk saran permainan apa yang bisa menstimulasi anak kita. Bahkan bisa dilakukan sejak bayi berusia 6 bulan. Hub admin via WA ya untuk tahu lebih jauh ttg screening tum-bang kita.

—-

Psikolog Anak Devi Sani

Posted By
Labels:

0 comments