BERMAIN PURA-PURA YANG KAYA MANFAAT

BERMAIN PURA-PURA YANG KAYA MANFAAT





Misalnya kita sebagai orang dewasa mengatakan ke anak umur 2 tahun kalau batu itu bisa menangis, hujan terjadi karena awan sedih, petir bisa ada karena ada yang marah, dan berbagai hal fantasi lainnya, mereka bisa saja percaya. Kenapa? Karena.. mereka belum bisa membedakan antara fantasi dan realita. Nah ada cara yang menyenangkan untuk dapat membantu anak membedakan fantasi dan realita ini, yaitu : bermain pura-pura.

Bermain pura-pura ini misalnya bermain dokter-dokteran, masak-masakan, dan seterusnya. Dengan anak terbiasa, misalnya menjadikan bekas kaleng biskuit dijadikan kompor untuk main masak-masakan, maka ia akan tahu bahwa hmmm kalau seperti ini namanya sedang bermain. Kaleng biskuit kan tidak mungkin bisa menjadi kompor. Kalau kompor yang sebenarnya ya.. yang seperti ada di dapur. Dengan seperti itu dan juga bimbingan orang tua dalam mengedukasi anak mana yang bermain dan mana yang kenyataan (misalnya memandu anak untuk berpikir bahwa kaleng bisa jadi seperti kompor, dan menunjukkan kompor yang sebenarnya di dapur), lama-kelamaan anak akan semakin mahir membedakan realita dan fantasi.

Nah mumpung sedang weekend, yuk main bersama si kecil, Ayah dan Ibu ❤️ .

Salam, Devi Raissa, M. Psi., Psikolog

Posted By

0 comments