Tangisan dan Perkembangan Bahasa Bayi (0-6 bulan)

Tangisan dan Perkembangan Bahasa Bayi (0-6 bulan)


Ketika kita menghadapi newborn, kita pasti lebih sering dihadapi oleh tangisan bayi. Mungkin ada beberapa orang yang berpikir "masih kecil,paling cuma nangis aja" atau justru bingung "klo masih kecilbgt ginikan palingan nangis aja ya,udah bs distimulasi belum yaa biar nanti perkembangan bahasanya ok?" nah ternyata tangisan bayi adalah "bibit" dari perkembangan bahasa lhoo ayah bunda dan kita sebagai orangtua sudah bisa memberikan pupuk dan air agar bibit ini tumbuh subur. Bisa diawali dengan membantu bayi mengenal bunyi huruf vokal (menstimulasi bayi melakukan cooing) Bagaimana caranya? Melalui bermain!

- Stiap kali ortu memeluk bayi katakan "Ahhh" agar bayi mulai belajar bunyi kata dan mengasosikannya dengan kejadian tertentu
- Karena bayi sangat tertarik dengan suara dan gerakan,orangtua bisa berpura pura terjatuh ke lantai sambil mengatakan "aarrghhh" karena ada gerakan bersamaan dengan suara yang dapat menarik perhatian bayi
- Angkat bayi dengan kedua tangan sambil kemudian melakukan gerakan memutar dan katakan "eeeeee"
- dudukkan bayi di hadapan orangtua sehingga bayi berhadapan dengan ortu. Lalu lakukan gerakan bouncing dan katakan "weeeee" dan saat bouncing ke arah bawah katakan "oooooh"
. - Katakan semua hal yang anda lakukan apapun objek yang anda lihat secara face to face di hadapan bayi, "nah sekarang kiita mau belanja ya nak di supermarket" tunggu sampai bayi berespon dan lanjutkan pembicaraan " iyaa beneer nak kamu harus pakai jaket yaa karena udara dingin di luar sana" .

Selamat bermain dengan si bayi yaa ayah bunda.

Salam,
Belinda Agustya,M.Psi.,Psikolog

Posted By
Labels:

0 comments