Tanda-Tanda Keterlambatan Perkembangan Dini pada Bayi

Tanda-Tanda Keterlambatan Perkembangan Dini pada Bayi





Mendeteksi lebih awal tentunya amat baik dari pada terlambat. Kalimat tersebut bisa diterapkan khususnya jika insting kita sebagai orangtua berkata bahwa ada yang terlambat dengan bayi kita. Mengapa? Karena dengan mendeteksi lebih awal, bayi akan lebih dini diberikan intervensi yang terencana dari ahli yang memang mempelajari perkembangan bayi. Pemberian intervensi dini menunjukkan kemajuan yang lebih baik dibandingkan dengan intervensi yang diberikan kepada anak setelah usianya agak besar. Nah beberapa cara mengeceknya bisa dengan: __ 1. Screening tumbuh kembang. Di klinik kami, Screening ini sudah bisa dilakukan sejak anak usia 6 bulan atau bahkan ada dari usia lebih mudah lagi. Saat melakukan screening juga lebih baik jika diobservasi langsung dan sendiri dengan ahli. Screening merupakan cara yang baik dalam melihat anak dengan lebih detail. Makin mahal harga screening, biasanya makin lama waktu observasi bayi yang diperlukan dan makin detail hal-hal yang diperiksa. __ 2. Melihat apakah bayi bisa tenang dan menyimak pada stimulasi yang kita berikan. Baik itu berupa “godaan” yang kita berikan di depan wajahnya sambil memanggil namanya dan mengeluarkan suara tertentu. Kita lihat apakah bayi hanya bertahan sebentar lalu mengalihkan pandangannya ke tempat lain. Atau bisa bertahan sampai sekitar 2 menit pada usia 3 bulan. Jika bayi hanya melihat sebentar2 saat kita berinteraksi di depan wajahnya, maka perlu ada cara agar kita bisa memperpanjang kemampuan dia untuk memperhatikan. Kemampuan bayi memperhatikan pada usia ini penting agar ia bisa berinteraksi. Jika ia bisa berinteraksi ia akan belajar banyak dari interaksi termasuk cara menjalin hubungan dan berkomunikasi.

Posted By

0 comments