Cara Berpikir Bayi

Cara Berpikir Bayi

Waktu saya kecil, saya ingat diajarkan konsep pembagian pakai lidi yang dipotong kecil terus dibagi-bagi. Dengan lidi ini, saya jadi bisa memegang langsung dan melihat langsung konsep pembagian, beda dengan hanya dijelas kan pakai angka dan ceramah????.


Sama halnya dengan bayi, pada saat bayi inilah ia "belajar" dengan semua inderanya. Jadi kalau ia memasukkan benda ke dalam mulutnya sebenarnya bayi sedang belajar. "Ini apa si?","kenapa rasanya begini di mulutku?", "kenapa teksturnya keras dimulutku, beda dgn tekstur air susu", dan berbagai pertanyaan muncul saat bayi mengeksplore sesuatu masuk ke dalam mulutnya (termasuk benda yg bukan makanan seperti bonekanya, mainannya, barang-barang bunda ayahnya)


Cara berpikir bayi sering disebut dengan tahap berpikir sensorimotor, artinya ia berpikir atau menambah ilmunya dengan merasakan di kulit dan di lidah, mendengar, melihat dan bergerak. Oleh karena itu saat bayi, untuk menstimulasi kita perlu memberikan variasi stimulasi dari yg ia dengar, lihat, rasakan di kulit dan lidah, dan menstimulasi geraknya dengan tepat yaa ayah ibu bukan dengan sebanyak-banyaknya. Kasihan kalau terlalu banyak, bayi bisa pusing dan rewel


Jadi sekarang kalau ada bayi memasukkan sesuatu ke mulut itu bukannya dia jorok atau gak tau aturan tapi dia sedang belajar, dia sedang ingin tahu, ibarat kita yg sedang belajar di kelas. Sekarang tinggal kita yang memfasilitasi untuk menjaga kebersihan mana saja yang bisa ia eksplorasi dengan mulutnya dan mana yang tidak bisa. Pastikan bayi punya lebih banyak pilihan pada yg bisa ia ekplorasi lebih tanpa membuat bunda-ayahnya "pusing" .


Selamat bermain bersama bayi,
Devi Sani,M.Psi,Psikolog

Posted By

0 comments