Tiga Kondisi Umum Bayi

Tiga Kondisi Umum Bayi

Tiga Kondisi Umum Bayi

1. Saat bayi memiliki kebutuhan yang bersifat urgent untuk segera dipenuhi, seperti sangat haus/ kesakitan, ia akan menunjukkannya secara khas. Umumnya dengan menangis, dengan teriakan yang melengking atau menggerak-gerakkan tangan dan kaki secara random. Orangtua perlu mengenali perilaku ini agar dapat segera memenuhi kebutuhan bayi dengan tepat.

2. Saat bayi sedang beristirahat & nyaman atau ia sedang bangun tapi bermain sendiri, dapat dikatakan bahwa itu berarti kebutuhannya sudah terpenuhi. Pada saat tersebut, ayah ibu dapat beristirahat atau melakukan hal lain (makan/minum/mandi). Saat bayi tampak bermain sendiri merupakan salah satu fase dasar dalam proses melakukan self-soothe, yang bermanfaat untuk membantunya menenangkan diri atau tidur secara mandiri.

3. Ada periode dimana meskipun kebutuhan bayi sudah terpenuhi, bayi tetap rewel, tampak sulit tidur, terus menangis. Saat seperti ini, ayah ibu dapat menggendong, menyusui, membuat bayi merasa nyaman. Namun bila tidak berhasil dan anak masih terus rewel, terkadang ayah ibu juga bisa membiarkan bayi menangis sedikit untuk mengeluarkan emosi/ketidaknyamanannya atau mengalihkan perhatiannya. Misalnya dengan mengajak bermain, bernyanyi, membawanya keluar ruangan. Periode ini dapat membuat ayah ibu lebih mengenal anak. Apa yg membuatnya nyaman/tidak nyaman. Misalnya lebih suka digendong dalam posisi tertentu atau tampak suka dengan lagu tertentu. Namun ayah ibu tetap berada di dekat anak, bersikap tenang & responsif.

Salam,
Sishi Semet, M.Psi, Psikolog Anak

Posted By

0 comments